Banyak orang yang khawatir akan hamil ketika selesai berhubungan intim. Tentu saja lantaran keduanya pasangan tersebut tidak ingin memiliki keturunan dulu. Alasannya, tentu banyak, terlebih bagi pasangan yang belum resmi menjadi pasangan suami istriSalah satu yang marak diperbincangkan dan juga dipakai oleh banyak orang saat ini yakni penggunaan alat kontrasepsi. Selain itu, tentu saja ada beberapa yang lainnya. Tapi seberapa ampuh dan aman alat-alat tersebut?
Metode pencegahan kehamilan bekerja dengan cara mencegah agar sperma tidak sampai bertemu denga telur dan membuahinya. Beberapa alat pencegah kehamilan memang berhasil, tapi ada baiknya anda mengetahui beberapa metode pencegah kehamilan yang dipercaya orang mampu mencegah sperma bertemu telur.
Metode pertama yakni "menarik keluar".
Metode ini mensyaratkan laki-laki menarik keluar penisnya dari vagina pasangannya sebelum ia ejakulasi. Teori yang bagus, tapi tak peduli apa yang dia katakan, dia tak bisa mengetahui secara pasti kapan dia mengalami ejakulasi. Dan sekalipun dia mengetahuinya, ada beberapa tetes seman yang terdapat diujung penisnya sebelum dia ejakulasi yang bisa menyebabkan hamil atau terinfeksi AIDS.
Metode kedua yang juga dikenal dengan sebutan "metode kalender"
Metode ini berarti kamu mencoba berhubungan intim pada saat-saat tertentu dimana kamu sedang tidak subur dan secara teoritis tidak akan membuatmu hamil. Sperma bisa hidup dalam sistem reproduksi selama enam hari. Jadi ini cukup riskan dan banyak perempuan yang secara tidak segaja hamil dengan cara ini.
Kini kamu mengetahui apa saja yang seharusnya tidak kamu lakukan, berikut ini beberapa metode yang benar-benar mampu mencegah kamu dari resiko kehamilan. Beberapa dari mereka, seperti Pil, Norplant Depo-Provera berangkali memiliki efek samping yang mesti kamu tanyakan kepada doktermu.
Dari semua metode pencegah kehamilan, kondom yang dilengkapi dengan spermisida tetap menjadi pilihan pertama karena pertama harganya yang murah, dijual bebas dan bisa mencegah dirimu dari infeksi AIDS dan penyakit-penyakit kelamin lainnya dan tentu saja mudah untuk digunakan. Tak hanya itu kemasan dan bentuknya hingga rasanya yang kemudian beraneka ragam menjadi daya tarik tersendiri.
Pemakaian kondom juga harus perlu hati-hati. Ini untuk mencegah sperma bisa masuk. Ketika laki-laki menarik penisnya dari vagina pasangan, dia harus menahan kondomnya agar tidak ada kemungkinan sperma merembes lewat pangkal penisnya kedalam vagina. Bila tidak, semua usaha akan sia-sia. Kondom juga menjadi cara yang paling mudah dan bisa diterima untuk tetap tidak hamil dan bebas infeksi penyakit kelamin.
Alat yang juga kerap digunakan yakni pil
Banyak sekali pil-pil pencegah kehamilan, pil-pil kombinasi yang menggunakan kombinasi hormon adalah pil yang sangat efektif. Pil bekerja mencegah kehamilan dengan melindungi indung telurmu agar tidak melepaskan telur. Jika, secara kebetulan sebuah telur terlepas, pil juga menghalangi telurmu tidak tertanam dengan cara menjaga saluran urinemu tidak terlalu tebal. Inilah alasannya mengapa memakai pil seringkali menyebabkan mensturasi terasa ringan dan tidak cepat. Akhirnya pil mempertebal muncul serviks yang berarti mempersulit telur yang berusaha melewatinya. Bagi beberapa laki-laki yang merasa tidak nyaman bila harus memakai kondom selama bercinta pil menjadi pilihan terbaiknya.
Norplant atau Susuk
Adalah termasuk hormon yang cara kerjanya tidak berbeda dengan pil. Dokter akan menanamkan kedalam lengan tanganmu enam benda kecil sebesar batang korek yang akan terus-menerus melepaskan hormon. Mereka bisa dipakai selama lima tahun dan bisa mendapatkan gantinya yang baru. Cara pencegah kehamilan ini dianggap aman dengan tingkat pencegahan lebih dari 99 persen.
Depo-Provera atau Injeksi
Adalah hormon yang diinjeksikan kedalam pantatmu atau tanganmu oleh dokter setiap tiga bulan sekali. Ia juga memiliki cara kerja mirip dengan Pil dan Norplant. Depo-Provera memiliki tingkat pencegahan kehamilan lebih dari 99 persen dan harganya yang relatif murah.
Diagfragma/Kap Serviks
Keduanya adalah kap-kap karet yang dimasukkan kedalam vaginamu kira-kira enam jam sebelum berhubungan intim. Mereka akan menutupi pembukaan serviks sehingga sperma tidak bisa masuk kesana. Spermisida juga disertakan dalam kedua produk ini sebagai sejata sperma tambahan. Kamu harus mengunjungi dokter agar bila terpasang dengan betul dan harus memiliki resep untuk mendapatkan diafragma atau kap serviks. Mana yang akan anda pilih? Tentu saja tergantung dengan kesepakatan anda dan pasangan
cara yang harus anda perhatikan jika anda ingin menunda kehamila anda ketika melakukan hubungan intim bersama istri anda dan pasangan yang anda cintai.
1. 1 Minggu Sebelum Menstruasi. Lakukan hubungan Seksual 1 Minggu sebelum Menstruasi.Di jamin, meskipun Sperma di masukkan di dalam Mis V, 90% tidak akan hamil. Ex. Jika Istri Mens tanggal 30, Anda bisa melakukan hub. intim pada tanggal 22/23
2. Minum Kiranti. Jika Anda Sudah terlanjur melakukan Hubungan intim dan sperma masuk di dalam mis V, ketika istri anda dalam massa subur (hari 1 s/d 20 sebelum menstruasi), maka hal yang Anda lakukan adalah cukup Minum Kiranti 1/2 hari menjelang berhubungan intim. Atau 10 Hari sebelum Hari H anda menstruasi. Di jamin 100% tidak hamil.
3. Keluarkan Di Luar. Sang Suami harus benar-benar bisa mengatur ketika sudah mencapai Puncar dan akan keluar sperma, maka hal yang harus di lakukan adalah segera mencabut Mr.P dari Mis V dan di Muncratkan di Luar.
Informasi tentang Cara ML Agar Tidak Hamil Tanpa Pengaman ini bisa anda Uji secara langsung dengan istri nda dan pasangan yang anda cintai. Tetapi Ingat buat para remaja tidak dianjurkan untuk melakukan hal seperti ini apa lagi masih pacaran hargai Wanita. Karena dari seorang wanita anda dilahirkan.
Selasa, 31 Januari 2012
Minggu, 29 Januari 2012
ILMU PELET PENUNDUK SUKMA
Sangat menyedihkan seandainya orang yang kita impikan tidak memberi respon, bahkan karena kebenciannya kita di cuekin. Semua itu disebabkan “si Dia” benar-benar tidak menyukai kehadiran kita. hal ini sering terjadi apalagi di era modernisasi seperti sekarang, melihat penampilan kita tidak semewah orang lain, juga karena kita dari golongan bawah maka si Dia melihat kita hanya sebelah mata. Bukan itu saja, yang tadinya pacar kita golongan yang setia…eeh…belakangan berpaling kepada yang lain.
Anda jangan khawatir, apabila anda mengalami pengalaman seperti itu segeralah melakukan instropeksi diri kemudian ber ikhtiar jangan cepat jemu agar si idaman kembali ke pelukan anda. Pernah suatu waktu seorang gadis usia sekitar 30-an tahun datang kepada saya dan menyampikan bahwa calon suami yang akan menikahinya beberapa minggu lagi tergila-gila kepada wanita lain, bahkan si cowok menyampaikan akan menggagalkan peresmian perkawinan mereka. Dengan rasa prihatin saya kemudian mengijazahkan ilmu puter giling sukma kepada gadis tersebut. Beberapa minggu kemudian saya mendengar kabar gadis itu telah menikah dengan cowok idamannya
Kisah itu akan terjadi kepada siapa saja seandainya kita kurang mawas diri.
inilah Ilmu Puter Giling Sukma JAWA beserta tata cara penggunaanya:
Bismillahhirrohmanirrohim
Lenggek-lenggek lakuku
Seblak-seblak lambean
lambeanku koyo golek kencono
jabang bayine……….(sebutkan nama orang yang dituju)
Lemu turu
Lemekmu dedek kemulmu klaras
Nang kene wes tak sediani kasur bantal guling
Nak kuwe turu miring aku nang iringanmu
Nak kuwe turu mlumah aku nang duwormu
Nak kuwe turu mengkurep aku nang isormu
Lalio pangananmu jabang bayi……(sebut nama orang yang dituju)
Ojo lali karo aku.
Teko welas-teko asih jabang bayi….(sebut nama orang yang dituju)
Asih-asih-asih-asih-asih-asih-asih Jabang bayi….(sebut nama orang yang dituju)
asih karo aku.
Teko degleng-teko nengleng ora waras jabang bayi….(sebut nama orang yang dituju)
nek nggak kepetok aku.
Saking kersaning Allah
Yarohmanu Yarohimu
caranya:
1. Mandi keramas dengan air yang telah diberi wewangian atau di campur kembang 7 rupa. Niat mandi: “Niat isun adus ing banyu telaga warna, badan isun murup muncar koyo cahyoning mustiko, byar padang terawangan saking kersaning Allah. (baca 3x sebelum mandi keramas) .
2. Sebelum tidur sambil menghadap bantal tenangkan batin dan pikiran untuk berkonsentrasi kemudian bacalah “Ilmu Puter Giling Sukma” 3x / 5x / 7x .
3. Tepuk / Pukul bantal 3x dengan niat: “Bukan aku memukul bantal tetapi memukul hati jantung limpa jabang bayi…(nama orang yang dituju)”
4. lakukan nomor 2 & 3 setiap malam hingga impiannya terwujud.
5. Orang yang terkena Ilmu ini sangat sulit disembuhkan kecuali oleh si pengirim ilmu. tanda-tanda orang yang kena Ilmu ini adalah setiap saat akan terbayang-bayang wajah sipengirim ilmu. baik ketika sedang tidur, sedang makan, sedang mandi, sedang berpakaian, sedang menonton televisi, yang terbayang wajah si pengirim ilmu, dapat tergila-gila bayangan karena setiap malam mimpi basah dengan si pengirim ilmu. Maka dari itu, ilmu ini bukan untuk dipermainkan. Tangan mencincang Bahu memikul. Barang siapa menyalah gunakannya maka tanggung sendiri akibatnya. INGAT...Azab Allah sangat pedih...!!!
Anda jangan khawatir, apabila anda mengalami pengalaman seperti itu segeralah melakukan instropeksi diri kemudian ber ikhtiar jangan cepat jemu agar si idaman kembali ke pelukan anda. Pernah suatu waktu seorang gadis usia sekitar 30-an tahun datang kepada saya dan menyampikan bahwa calon suami yang akan menikahinya beberapa minggu lagi tergila-gila kepada wanita lain, bahkan si cowok menyampaikan akan menggagalkan peresmian perkawinan mereka. Dengan rasa prihatin saya kemudian mengijazahkan ilmu puter giling sukma kepada gadis tersebut. Beberapa minggu kemudian saya mendengar kabar gadis itu telah menikah dengan cowok idamannya
Kisah itu akan terjadi kepada siapa saja seandainya kita kurang mawas diri.
inilah Ilmu Puter Giling Sukma JAWA beserta tata cara penggunaanya:
Bismillahhirrohmanirrohim
Lenggek-lenggek lakuku
Seblak-seblak lambean
lambeanku koyo golek kencono
jabang bayine……….(sebutkan nama orang yang dituju)
Lemu turu
Lemekmu dedek kemulmu klaras
Nang kene wes tak sediani kasur bantal guling
Nak kuwe turu miring aku nang iringanmu
Nak kuwe turu mlumah aku nang duwormu
Nak kuwe turu mengkurep aku nang isormu
Lalio pangananmu jabang bayi……(sebut nama orang yang dituju)
Ojo lali karo aku.
Teko welas-teko asih jabang bayi….(sebut nama orang yang dituju)
Asih-asih-asih-asih-asih-asih-asih Jabang bayi….(sebut nama orang yang dituju)
asih karo aku.
Teko degleng-teko nengleng ora waras jabang bayi….(sebut nama orang yang dituju)
nek nggak kepetok aku.
Saking kersaning Allah
Yarohmanu Yarohimu
caranya:
1. Mandi keramas dengan air yang telah diberi wewangian atau di campur kembang 7 rupa. Niat mandi: “Niat isun adus ing banyu telaga warna, badan isun murup muncar koyo cahyoning mustiko, byar padang terawangan saking kersaning Allah. (baca 3x sebelum mandi keramas) .
2. Sebelum tidur sambil menghadap bantal tenangkan batin dan pikiran untuk berkonsentrasi kemudian bacalah “Ilmu Puter Giling Sukma” 3x / 5x / 7x .
3. Tepuk / Pukul bantal 3x dengan niat: “Bukan aku memukul bantal tetapi memukul hati jantung limpa jabang bayi…(nama orang yang dituju)”
4. lakukan nomor 2 & 3 setiap malam hingga impiannya terwujud.
5. Orang yang terkena Ilmu ini sangat sulit disembuhkan kecuali oleh si pengirim ilmu. tanda-tanda orang yang kena Ilmu ini adalah setiap saat akan terbayang-bayang wajah sipengirim ilmu. baik ketika sedang tidur, sedang makan, sedang mandi, sedang berpakaian, sedang menonton televisi, yang terbayang wajah si pengirim ilmu, dapat tergila-gila bayangan karena setiap malam mimpi basah dengan si pengirim ilmu. Maka dari itu, ilmu ini bukan untuk dipermainkan. Tangan mencincang Bahu memikul. Barang siapa menyalah gunakannya maka tanggung sendiri akibatnya. INGAT...Azab Allah sangat pedih...!!!
ILMU PELET PENUNDUK SUKMA
Sangat menyedihkan seandainya orang yang kita impikan tidak memberi respon, bahkan karena kebenciannya kita di cuekin. Semua itu disebabkan “si Dia” benar-benar tidak menyukai kehadiran kita. hal ini sering terjadi apalagi di era modernisasi seperti sekarang, melihat penampilan kita tidak semewah orang lain, juga karena kita dari golongan bawah maka si Dia melihat kita hanya sebelah mata. Bukan itu saja, yang tadinya pacar kita golongan yang setia…eeh…belakangan berpaling kepada yang lain.
Anda jangan khawatir, apabila anda mengalami pengalaman seperti itu segeralah melakukan instropeksi diri kemudian ber ikhtiar jangan cepat jemu agar si idaman kembali ke pelukan anda. Pernah suatu waktu seorang gadis usia sekitar 30-an tahun datang kepada saya dan menyampikan bahwa calon suami yang akan menikahinya beberapa minggu lagi tergila-gila kepada wanita lain, bahkan si cowok menyampaikan akan menggagalkan peresmian perkawinan mereka. Dengan rasa prihatin saya kemudian mengijazahkan ilmu puter giling sukma kepada gadis tersebut. Beberapa minggu kemudian saya mendengar kabar gadis itu telah menikah dengan cowok idamannya
Kisah itu akan terjadi kepada siapa saja seandainya kita kurang mawas diri.
inilah Ilmu Puter Giling Sukma JAWA beserta tata cara penggunaanya:
Bismillahhirrohmanirrohim
Lenggek-lenggek lakuku
Seblak-seblak lambean
lambeanku koyo golek kencono
jabang bayine……….(sebutkan nama orang yang dituju)
Lemu turu
Lemekmu dedek kemulmu klaras
Nang kene wes tak sediani kasur bantal guling
Nak kuwe turu miring aku nang iringanmu
Nak kuwe turu mlumah aku nang duwormu
Nak kuwe turu mengkurep aku nang isormu
Lalio pangananmu jabang bayi……(sebut nama orang yang dituju)
Ojo lali karo aku.
Teko welas-teko asih jabang bayi….(sebut nama orang yang dituju)
Asih-asih-asih-asih-asih-asih-asih Jabang bayi….(sebut nama orang yang dituju)
asih karo aku.
Teko degleng-teko nengleng ora waras jabang bayi….(sebut nama orang yang dituju)
nek nggak kepetok aku.
Saking kersaning Allah
Yarohmanu Yarohimu
caranya:
1. Mandi keramas dengan air yang telah diberi wewangian atau di campur kembang 7 rupa. Niat mandi: “Niat isun adus ing banyu telaga warna, badan isun murup muncar koyo cahyoning mustiko, byar padang terawangan saking kersaning Allah. (baca 3x sebelum mandi keramas) .
2. Sebelum tidur sambil menghadap bantal tenangkan batin dan pikiran untuk berkonsentrasi kemudian bacalah “Ilmu Puter Giling Sukma” 3x / 5x / 7x .
3. Tepuk / Pukul bantal 3x dengan niat: “Bukan aku memukul bantal tetapi memukul hati jantung limpa jabang bayi…(nama orang yang dituju)”
4. lakukan nomor 2 & 3 setiap malam hingga impiannya terwujud.
5. Orang yang terkena Ilmu ini sangat sulit disembuhkan kecuali oleh si pengirim ilmu. tanda-tanda orang yang kena Ilmu ini adalah setiap saat akan terbayang-bayang wajah sipengirim ilmu. baik ketika sedang tidur, sedang makan, sedang mandi, sedang berpakaian, sedang menonton televisi, yang terbayang wajah si pengirim ilmu, dapat tergila-gila bayangan karena setiap malam mimpi basah dengan si pengirim ilmu. Maka dari itu, ilmu ini bukan untuk dipermainkan. Tangan mencincang Bahu memikul. Barang siapa menyalah gunakannya maka tanggung sendiri akibatnya. INGAT...Azab Allah sangat pedih...!!!
http://paranormalsurabaya.blogspot.com/2009/05/pelet-jawa.html
Anda jangan khawatir, apabila anda mengalami pengalaman seperti itu segeralah melakukan instropeksi diri kemudian ber ikhtiar jangan cepat jemu agar si idaman kembali ke pelukan anda. Pernah suatu waktu seorang gadis usia sekitar 30-an tahun datang kepada saya dan menyampikan bahwa calon suami yang akan menikahinya beberapa minggu lagi tergila-gila kepada wanita lain, bahkan si cowok menyampaikan akan menggagalkan peresmian perkawinan mereka. Dengan rasa prihatin saya kemudian mengijazahkan ilmu puter giling sukma kepada gadis tersebut. Beberapa minggu kemudian saya mendengar kabar gadis itu telah menikah dengan cowok idamannya
Kisah itu akan terjadi kepada siapa saja seandainya kita kurang mawas diri.
inilah Ilmu Puter Giling Sukma JAWA beserta tata cara penggunaanya:
Bismillahhirrohmanirrohim
Lenggek-lenggek lakuku
Seblak-seblak lambean
lambeanku koyo golek kencono
jabang bayine……….(sebutkan nama orang yang dituju)
Lemu turu
Lemekmu dedek kemulmu klaras
Nang kene wes tak sediani kasur bantal guling
Nak kuwe turu miring aku nang iringanmu
Nak kuwe turu mlumah aku nang duwormu
Nak kuwe turu mengkurep aku nang isormu
Lalio pangananmu jabang bayi……(sebut nama orang yang dituju)
Ojo lali karo aku.
Teko welas-teko asih jabang bayi….(sebut nama orang yang dituju)
Asih-asih-asih-asih-asih-asih-asih Jabang bayi….(sebut nama orang yang dituju)
asih karo aku.
Teko degleng-teko nengleng ora waras jabang bayi….(sebut nama orang yang dituju)
nek nggak kepetok aku.
Saking kersaning Allah
Yarohmanu Yarohimu
caranya:
1. Mandi keramas dengan air yang telah diberi wewangian atau di campur kembang 7 rupa. Niat mandi: “Niat isun adus ing banyu telaga warna, badan isun murup muncar koyo cahyoning mustiko, byar padang terawangan saking kersaning Allah. (baca 3x sebelum mandi keramas) .
2. Sebelum tidur sambil menghadap bantal tenangkan batin dan pikiran untuk berkonsentrasi kemudian bacalah “Ilmu Puter Giling Sukma” 3x / 5x / 7x .
3. Tepuk / Pukul bantal 3x dengan niat: “Bukan aku memukul bantal tetapi memukul hati jantung limpa jabang bayi…(nama orang yang dituju)”
4. lakukan nomor 2 & 3 setiap malam hingga impiannya terwujud.
5. Orang yang terkena Ilmu ini sangat sulit disembuhkan kecuali oleh si pengirim ilmu. tanda-tanda orang yang kena Ilmu ini adalah setiap saat akan terbayang-bayang wajah sipengirim ilmu. baik ketika sedang tidur, sedang makan, sedang mandi, sedang berpakaian, sedang menonton televisi, yang terbayang wajah si pengirim ilmu, dapat tergila-gila bayangan karena setiap malam mimpi basah dengan si pengirim ilmu. Maka dari itu, ilmu ini bukan untuk dipermainkan. Tangan mencincang Bahu memikul. Barang siapa menyalah gunakannya maka tanggung sendiri akibatnya. INGAT...Azab Allah sangat pedih...!!!
http://paranormalsurabaya.blogspot.com/2009/05/pelet-jawa.html
Selasa, 09 November 2010
Kiat-Kiat berpacaran
Bila saatnya tiba, kita tidak lagi mencari teman kencan, tapi teman sejiwa.
Tahukah anda, perbedaan antara pria yg bisa di ajak kencan dan pria yg bisa di ajak menikah??
Pria yg bisa di ajak kencan, memberikan saat2 indah,tapi pria yg bisa diajak menikah akan memberikan kehidupan yg indah untuk kita.
Pria yg bisa diajak menikah, biasanya pemalu di awal proses kencan, bahkan kadang tidak menarik.
Tapi individu yg justru mengawali dengan tidak terburu2 akan menjalani dengan proses dengan baik dan berakhir dengan bahagia.
Dalam mencari jodoh yg harus dilakukan pertama kali dan paling mendasar, bangun persahabatan terlebih dahulu.
Untuk menemukan CINTA SEJATI, anda tinggal mencari sahabat terbaik, bukan pecinta ulung.
Pasangan yg telah menikah lama biasanya mengatakan,"Pasangan saya merupakan sahabat terbaik".
Sahabat yg akan di jadikan pasangan anda, seseorg yg secara fisik maupun psikologis menarik hati anda.
Maksudnya pasangan hidup anda harus yg nyambung.....githu.....!!!
>> >> JADIKAN SAHABAT LEBIH DULU
Jangan silau dengan penampilan fisik (misal, macho,tampan, punya mobil bagus, bla..bla..)
Kencan adalah suatu proses mencari tahu apa yg benar2 diinginkan.
> >> >> CARI PASANGAN BUAT MENIKAH BUKAN UNTUK PACARAN
1. Ingat perbedaan mendasar pria yg bisa di ajak menikah dan yg bisa diajak kencan.
Biasanya pria yg bisa di ajak kencan pandai merayu, tapi tidak mampu mempertahankan hubungan.
2. Jangan terjebak dengan ilusi ROMANTIS.
Hati2 dengan pria yg biasanya hanya bersenang2: memberikan bunga, permen ato perhatian tetapi tidak bisa memberikan dukungan saat anda melalui saat2 berat.
3. Pria yg mau di ajak menikah mencintai anda secara keseluruhan, tidak hanya yg baik2 saja.
4. Carilah pria yg bisa memberikan rasa aman secara emosional.
> >> >> TENTUKAN BATAS DALAM BERHUBUNGAN
1. Ada beberapa pria yg tidak bisa di ajak serius. Mereka mempunyai kecenderungan tidak setia dan selalu mencari yg "lebih" lagi, seperti ungkapan "rumput tetangga lebih hijau"..hehehe.... Jika pria yg pergi dengan anda selalu melirik wanita lain (alias ganjen), jangan coba2 menjalin hubungan dengannya. Kecuali disaat2 tertentu dia ingin membuat anda jealous...(anda pasti tahu dimana dia becanda ato serius saat melirik wanita lain).
2. Tentukan batasnya, jangan biarkan orang lain berulang2 menyakiti hati anda, Jika terjadi dan anda tidak mengatakan apa2,
sama artinya dengan "dia dapat memperlakukan anda seenak perutnya".
> >> >> TULISLAH KUALITAS YG DI BUTUHKAN DARI SEORG PRIA
Misalnya, jika anda membutuhkan seseorg yg benar2 sensitif dan bisa diajak bicara, jangan terpaku pada pria yg tampan tapi pendiam.
Jangan buang waktu berkencan dengan pria yg pada dasarnya tidak akan membuat anda bahagia.
Jika anda tahu apa yg di butuhkan (bukan hanya diinginkan) dan tahu apa yg bisa membuat anda bahagia, anda akan mampu mengenali si dia saat menampilkan kualitas dirinya, bukan hanya dari penampilan luarnya saja.
> >> >> JANGAN TAKUT BERTANYA
Jika ada pria yg berjanji akan menghubungi anda tapi tidak melakukannya, anda berhak menanyakan alasannya. Sering kali
wanita membuat kesimpulan keliru ttg hal ini. Pria dan wanita berbeda, mereka melakukan sesuatu dengan alasan dan motivasi yg berbeda pula.
Jangan terlalu berprasangka dan berpikiran terlalu jauh atau yg nggak2.
Sebaiknya minta klarifikasi atau penjelasan secara langsung dari dia...anggap saja dia montir bengkel mobil anda.
> >> >> PAHAMI TERLEBIH DAHULU, KENCAN, SEPERTI JUGA
PERNIKAHAN, MERUPAKAN PROSES
Seperti juga persahabatan, kencan yg serius membutuhkan waktu. Dalam tahap ini mulailah mencari tahu seperti apa pria yg berkencan dengan anda.
Misalnya mencoba dengan mengatakan hal yg sederhana, katakan padanya anda mengalami yg tidak menyenangkan hari ini. Bila ia tidak bertanya MENGAPA dan malah mengalihkan pembicaraan ke topik lain, anda bisa tahu pria ini bukan org yg enak di ajak "berbagi" perasaan.
Ingat: kemampuan berbagi, kunci ikatan cinta sejati yg kuat. Suatu hubungan bukanlah suatu yg anda miliki atau tidak.
Melainkan merupakan kerja sama dua belah pihak, satu kesatuan, dimana terdapat saling asuh, dukungan stimulasi, kejujuran,dan banyak lagi.
> >> >> MEMANDANG HUBUNGAN SEBELUMNYA SEBAGAI PELAJARAN, BUKAN KEGAGALAN
Setiap org yg terlibat dalam hidup anda, memberikan pelajaran berharga (termasuk >> mantan2 pacar anda).
Apapun yg menimpa anda, anda bisa mengambil hikmahnya. Hubungan sebelumnya bisa di jadikan pelajaran, apa yg membuat anda bahagia dan sebaliknya.
Jangan pernah menyalahkan diri sendiri, tapi belajar dari kesalahan atau kegagalan sebelumnya.
Ingat, berbuat KHILAF itu manusiawi, tapi jika melakukannya terus menerus, itu suatu KEBODOHAN.
> >> >> JANGAN TAKUT MENCOBA, SEKALIPUN TIDAK SESUAI DENGAN
HARAPAN ANDA.
Wanita seringkali terpaku pada pola harapan yg lazim ttg cinta.
Misalnya hanya menikah dengan pria yg berasal dari kota, gaul, terpelajar dan bekerja di kantor.
Jangan takut mencoba sesuatu yg tampak tidak bisa membuat anda bahagia.
Siapa tahu anda malah bisa senang tinggal di desa dengan tenang bersama suami (bisa gak yaa??)...hihihihiiii..
Jangan hanya berkencan dengan tipe anda. Tipe hanyalah serangkaian sifat yg ada pada seseorang.
Anda kan tidak berkencan dengan serangkaian tipe itu , melainkan secara keseluruhan.
Banyak pria dan wanita tidak memanfaatkan waktu secara keseluruhan, untuk menganalisa apa yg sebenarnya di inginkan.
Mereka langsung memilih dengan gampang dan cepat, "berkencan dengan org yg sesuai dengan tipenya".
Ini adalah suatu phobia (ketakutan) terhadap komitmen.
> >> >> JADILAH DIRI ANDA SENDIRI
Jangan "berpura-pura" dalam berhubungan, percuma dan tidak akan ada hasilnya.
Ada empat kualitas utama dari seseorg, entah itu pria atau wanita, yg bisa membuat org lain tertarik:
1. autentik (asli)
2. dapat di percaya
3. genuine (tulen/rajin)
4. tidak plin-plan alias konsisten
Pria dan wanita yg bisa di percaya, selalu jujur dan menjadi dirinya sendiri, akan dapat menikmati kehidupan dan akhirnya menemukan CINTA SEJATINYA!
(dikutip dari sebuah buku karangan psikolog Basha Kaplan dan penyiar radio Ilene "heart to heart" Diamond)
Tahukah anda, perbedaan antara pria yg bisa di ajak kencan dan pria yg bisa di ajak menikah??
Pria yg bisa di ajak kencan, memberikan saat2 indah,tapi pria yg bisa diajak menikah akan memberikan kehidupan yg indah untuk kita.
Pria yg bisa diajak menikah, biasanya pemalu di awal proses kencan, bahkan kadang tidak menarik.
Tapi individu yg justru mengawali dengan tidak terburu2 akan menjalani dengan proses dengan baik dan berakhir dengan bahagia.
Dalam mencari jodoh yg harus dilakukan pertama kali dan paling mendasar, bangun persahabatan terlebih dahulu.
Untuk menemukan CINTA SEJATI, anda tinggal mencari sahabat terbaik, bukan pecinta ulung.
Pasangan yg telah menikah lama biasanya mengatakan,"Pasangan saya merupakan sahabat terbaik".
Sahabat yg akan di jadikan pasangan anda, seseorg yg secara fisik maupun psikologis menarik hati anda.
Maksudnya pasangan hidup anda harus yg nyambung.....githu.....!!!
>> >> JADIKAN SAHABAT LEBIH DULU
Jangan silau dengan penampilan fisik (misal, macho,tampan, punya mobil bagus, bla..bla..)
Kencan adalah suatu proses mencari tahu apa yg benar2 diinginkan.
> >> >> CARI PASANGAN BUAT MENIKAH BUKAN UNTUK PACARAN
1. Ingat perbedaan mendasar pria yg bisa di ajak menikah dan yg bisa diajak kencan.
Biasanya pria yg bisa di ajak kencan pandai merayu, tapi tidak mampu mempertahankan hubungan.
2. Jangan terjebak dengan ilusi ROMANTIS.
Hati2 dengan pria yg biasanya hanya bersenang2: memberikan bunga, permen ato perhatian tetapi tidak bisa memberikan dukungan saat anda melalui saat2 berat.
3. Pria yg mau di ajak menikah mencintai anda secara keseluruhan, tidak hanya yg baik2 saja.
4. Carilah pria yg bisa memberikan rasa aman secara emosional.
> >> >> TENTUKAN BATAS DALAM BERHUBUNGAN
1. Ada beberapa pria yg tidak bisa di ajak serius. Mereka mempunyai kecenderungan tidak setia dan selalu mencari yg "lebih" lagi, seperti ungkapan "rumput tetangga lebih hijau"..hehehe.... Jika pria yg pergi dengan anda selalu melirik wanita lain (alias ganjen), jangan coba2 menjalin hubungan dengannya. Kecuali disaat2 tertentu dia ingin membuat anda jealous...(anda pasti tahu dimana dia becanda ato serius saat melirik wanita lain).
2. Tentukan batasnya, jangan biarkan orang lain berulang2 menyakiti hati anda, Jika terjadi dan anda tidak mengatakan apa2,
sama artinya dengan "dia dapat memperlakukan anda seenak perutnya".
> >> >> TULISLAH KUALITAS YG DI BUTUHKAN DARI SEORG PRIA
Misalnya, jika anda membutuhkan seseorg yg benar2 sensitif dan bisa diajak bicara, jangan terpaku pada pria yg tampan tapi pendiam.
Jangan buang waktu berkencan dengan pria yg pada dasarnya tidak akan membuat anda bahagia.
Jika anda tahu apa yg di butuhkan (bukan hanya diinginkan) dan tahu apa yg bisa membuat anda bahagia, anda akan mampu mengenali si dia saat menampilkan kualitas dirinya, bukan hanya dari penampilan luarnya saja.
> >> >> JANGAN TAKUT BERTANYA
Jika ada pria yg berjanji akan menghubungi anda tapi tidak melakukannya, anda berhak menanyakan alasannya. Sering kali
wanita membuat kesimpulan keliru ttg hal ini. Pria dan wanita berbeda, mereka melakukan sesuatu dengan alasan dan motivasi yg berbeda pula.
Jangan terlalu berprasangka dan berpikiran terlalu jauh atau yg nggak2.
Sebaiknya minta klarifikasi atau penjelasan secara langsung dari dia...anggap saja dia montir bengkel mobil anda.
> >> >> PAHAMI TERLEBIH DAHULU, KENCAN, SEPERTI JUGA
PERNIKAHAN, MERUPAKAN PROSES
Seperti juga persahabatan, kencan yg serius membutuhkan waktu. Dalam tahap ini mulailah mencari tahu seperti apa pria yg berkencan dengan anda.
Misalnya mencoba dengan mengatakan hal yg sederhana, katakan padanya anda mengalami yg tidak menyenangkan hari ini. Bila ia tidak bertanya MENGAPA dan malah mengalihkan pembicaraan ke topik lain, anda bisa tahu pria ini bukan org yg enak di ajak "berbagi" perasaan.
Ingat: kemampuan berbagi, kunci ikatan cinta sejati yg kuat. Suatu hubungan bukanlah suatu yg anda miliki atau tidak.
Melainkan merupakan kerja sama dua belah pihak, satu kesatuan, dimana terdapat saling asuh, dukungan stimulasi, kejujuran,dan banyak lagi.
> >> >> MEMANDANG HUBUNGAN SEBELUMNYA SEBAGAI PELAJARAN, BUKAN KEGAGALAN
Setiap org yg terlibat dalam hidup anda, memberikan pelajaran berharga (termasuk >> mantan2 pacar anda).
Apapun yg menimpa anda, anda bisa mengambil hikmahnya. Hubungan sebelumnya bisa di jadikan pelajaran, apa yg membuat anda bahagia dan sebaliknya.
Jangan pernah menyalahkan diri sendiri, tapi belajar dari kesalahan atau kegagalan sebelumnya.
Ingat, berbuat KHILAF itu manusiawi, tapi jika melakukannya terus menerus, itu suatu KEBODOHAN.
> >> >> JANGAN TAKUT MENCOBA, SEKALIPUN TIDAK SESUAI DENGAN
HARAPAN ANDA.
Wanita seringkali terpaku pada pola harapan yg lazim ttg cinta.
Misalnya hanya menikah dengan pria yg berasal dari kota, gaul, terpelajar dan bekerja di kantor.
Jangan takut mencoba sesuatu yg tampak tidak bisa membuat anda bahagia.
Siapa tahu anda malah bisa senang tinggal di desa dengan tenang bersama suami (bisa gak yaa??)...hihihihiiii..
Jangan hanya berkencan dengan tipe anda. Tipe hanyalah serangkaian sifat yg ada pada seseorang.
Anda kan tidak berkencan dengan serangkaian tipe itu , melainkan secara keseluruhan.
Banyak pria dan wanita tidak memanfaatkan waktu secara keseluruhan, untuk menganalisa apa yg sebenarnya di inginkan.
Mereka langsung memilih dengan gampang dan cepat, "berkencan dengan org yg sesuai dengan tipenya".
Ini adalah suatu phobia (ketakutan) terhadap komitmen.
> >> >> JADILAH DIRI ANDA SENDIRI
Jangan "berpura-pura" dalam berhubungan, percuma dan tidak akan ada hasilnya.
Ada empat kualitas utama dari seseorg, entah itu pria atau wanita, yg bisa membuat org lain tertarik:
1. autentik (asli)
2. dapat di percaya
3. genuine (tulen/rajin)
4. tidak plin-plan alias konsisten
Pria dan wanita yg bisa di percaya, selalu jujur dan menjadi dirinya sendiri, akan dapat menikmati kehidupan dan akhirnya menemukan CINTA SEJATINYA!
(dikutip dari sebuah buku karangan psikolog Basha Kaplan dan penyiar radio Ilene "heart to heart" Diamond)
Ciri-Ciri Cowok yang Masih Ngak Perjaka
Ciri-Ciri Cowok yang Masih Perjaka. Buat kamu para pria alias cowok [termasuk gue sendiri], di antara kamu ada yang masih perjaka gak neh?? Biasanya keperjakaan seorang cowok itu terenggut dan hilang pada saat lagi dikamar mandi, iya kan? Ngaku aja dehh.!!
Hal itu bener ato nggak, mari kita buktikan dengan mengetahui beberapa ciri-ciri cowok yang masih perjaka ato nggak.
Berikut ini adalah ciri-ciri cowok yang sudah hilang keperjakaan’nya :
1. Perut pada bagian pinggang mulai kendor
2. Pada bagian lutut kalo di pukul berbunyi keras sekali
3. Suka berfikiran negatif pada umumnya
4. Memiliki kondisi yang sangat lemas karena sering onani he..he…
5. dll
Semoga kamu bukan orang yang termasuk kehilangan keperjakaan yang telah direnggut oleh perbuatan kamu sendiri pada saat berada di kamar mandi. [tapi kaya'nya hampir semua cowo deh..]
**ADA LAGI..!!!
Sebenernya gak cuma cewek doank yang bisa dibedain keperawanannya. Emang gak banyak orang tau gimana cara nge’bedain keperjakaan cowo. tapi ada satu lagi ciri cowo yang udah gak perjaka.
Menurut seorang Bidan :
- Kalo cowo masih perjaka, pasti Mr. P-nya merah dan masih kenceng kulit kelaminnya.
- Sedangkan kalo cowo udah gak perjaka pasti Mr. P-nya hitam dan keriput2 kulit kelaminnya, semakin dia sering ngelakuin, pasti warnanya tambah hitam dan kulitnya tambah keriput..
Kira-kira begitulah ciri-ciri cowok yang masih perjaka. Buat kamu para cowok-cowok, apakah masih perjaka? Nah, buat para cewek-cewek sekarang jadi tau kan gimana nge’bedain ciri-ciri cowok yang masih perjaka ato nggak. Emm, suka yang merah apa yang hitam?! wah.. hayo ngaku!!
Dari berbagai sumber
Hal itu bener ato nggak, mari kita buktikan dengan mengetahui beberapa ciri-ciri cowok yang masih perjaka ato nggak.
Berikut ini adalah ciri-ciri cowok yang sudah hilang keperjakaan’nya :
1. Perut pada bagian pinggang mulai kendor
2. Pada bagian lutut kalo di pukul berbunyi keras sekali
3. Suka berfikiran negatif pada umumnya
4. Memiliki kondisi yang sangat lemas karena sering onani he..he…
5. dll
Semoga kamu bukan orang yang termasuk kehilangan keperjakaan yang telah direnggut oleh perbuatan kamu sendiri pada saat berada di kamar mandi. [tapi kaya'nya hampir semua cowo deh..]
**ADA LAGI..!!!
Sebenernya gak cuma cewek doank yang bisa dibedain keperawanannya. Emang gak banyak orang tau gimana cara nge’bedain keperjakaan cowo. tapi ada satu lagi ciri cowo yang udah gak perjaka.
Menurut seorang Bidan :
- Kalo cowo masih perjaka, pasti Mr. P-nya merah dan masih kenceng kulit kelaminnya.
- Sedangkan kalo cowo udah gak perjaka pasti Mr. P-nya hitam dan keriput2 kulit kelaminnya, semakin dia sering ngelakuin, pasti warnanya tambah hitam dan kulitnya tambah keriput..
Kira-kira begitulah ciri-ciri cowok yang masih perjaka. Buat kamu para cowok-cowok, apakah masih perjaka? Nah, buat para cewek-cewek sekarang jadi tau kan gimana nge’bedain ciri-ciri cowok yang masih perjaka ato nggak. Emm, suka yang merah apa yang hitam?! wah.. hayo ngaku!!
Dari berbagai sumber
Senin, 08 November 2010
Pentingnya Komunikasi dalam Rumah Tangga
Oleh : Muhasuh
Komunikasi amat dibutuhkan dalam berbagai tingkatan kehidupan, lebih-lebih komunikasi dalam suatu rumah tangga (keluarga). Hal ini dimaksudkan agar harmonisasi dalam keluarga dapat tercipta sehingga kesalahfahaman bisa dihindari seminimal mungkin yang dengan itu juga sekaligus terciptanya hubungan yang baik didalam keluarga itu sendiri.
Rumah tangga memang seharusnya merupakan madrasah awal dalam melatih komunikasi setiap anggota yang ada di dalamnya agar keutuhan dan kebutuhan rumah tangga dapat tercipta. Untuk itulah sering dalam suatu keluarga diterapkan komunikasi yang baku terhadap anggota keluarga. Komunikasi itu diwujudkan dalam seperangkat aturan yang tak tertulis, yang seringkali aturan ini berlaku hanya untuk anggota keluarga tertentu lebih khusus kepada anak-anak dan pembantu. Kadang-kadang aturan itu begitu amat bakunya sehingga tidak boleh dilanggar.
Sebagai contoh, seorang ayah/ ibu mewajibkan anak-anaknya bangun tepat waktu, pulang sekolah tepat waktu bahkan makanpun tepat waktu; atau kadang-kadang orang tua menerapkan aturan bila orang tua sedang bicara atau sedang makan atau sedang menerima tamu tidak boleh diganggu atau disela, dan setelah itu bolehlah diganggu.
Tak jarang karena kesalahan atau kegagalan komunikasi atau komunikasi yang dipaksakan di dalam rumah tangga sering terjadi pertengkaran hanya karena hal-hal yang sepele bahkan kadangpula menimbulkan musibah yang tak terduga sebelumnya.
Di dalam tulisan ini akan dikemukakan contoh-contoh perihal kegagalan/ kesalahan komunikasi dalam keluarga yang diambil dalam berbagai sumber cerita dan fakta yang moga-moga dapat diambil hikmahnya. Untuk kesimpulannya silakan dibuat sendiri.
Karena tak boleh disela ketika makan, orang tua kehilangan balitanya
Cerita ini diambil dari selorohan komedian WARKOP ketika masih jaya-jayanya. Keluarga "Fulan" memiliki 2 orang anak, yang pertama, balita 1 tahun yang sedang giat-giatnya melatih diri untuk dapat berjalan, dan yang satunya usia tujuh tahun murid kelas satu sekolah dasar yang sedang "nakal-nakalnya" dan gemas-gemasnya sama adiknya. Keluarga "Fulan" tinggal disebuah kontrakan yang sederhana dan asri, didepan rumahnya ada selokan yang lumayan dalam dan sumur yang dipakai bersama penghuni kontrakan lainnya (maklum musim kemarau membuat Pompa air tak bekutik) dan jalan yang cukup dilalui oleh satu setengah mobil. Keluarga ini tidak memiliki pembantu. Dikeluarga "Fulan’ ini orang tua mencoba mendisiplinkan anggota keluarganya (anak) sejak dini antara lain ketika orangtua sedang makan tidak boleh disela/ ganggu. Komunikasi dalam bentuk aturan ini memang cukup efektif, namun kadangkala tetap saja terjadi pelanggaran. Dan biasanya orang tua cukup mengingatkan, seperti "Kakak ingat ya, kalau papah, mamah sedang makan jangan di.....". si anak sulung langsung menjawab "..Jangan di ganggu mah..pah..". "Pinter" lanjut orang tuanya. Demikianlah komunikasi yang dijabarkan dalam bentuk aturan tak tertulis itu berlangsung, hingga suatu waktu ketika keduanya sedang makan dikejutkan oleh suara si sulung sambil terengah-engah masuk ke ruang makan dan berteriak :"Mah... Pah!. Seperti biasa orangtua si bocah berkata: "Ingat pesan mamah dan papah apa"? Si sulung dengan fasihnya menjawab sambil terengah-engah: "Jangan mengganggu mammmah dan papppah waktu makan!". berkali-kali si sulung menyela orangtuanya seperti itupula jawaban orang tuanya. Dua puluh menit telah berlalu usailah orang tua si sulung makan, lalu ia menghampiri anaknya yang terlihat tegang. Disapa anaknya dengan lembut :"Nah sekarang coba kaka jelaskan kenapa mengganggu mamah dan papah ketika sedang makan?" Dengan santai dan sopan pula sisulung menjawab :"itu mah, waktu mamah dan papah sedang makan, adik kecebur di sumur depan". "APAAA" teriak orangtuanya. Dengan rasa tak bersalah, orang tuanya berkata: "Kenapa tidak kakak bilangin dari tadi?" Sianak menjawab: "Kan nggak boleh ngomong sama mamah dan papah".
Terlihat bahwa komunikasi yang diterapkan secara saklek menimbulkan dampak yang tidak kita harapkan. Padahal Agama sendiri mengenal yang namanya kedaruratan dalam berbagai hal. Seyogianya selaku orang tua kita mampu menangkap sinyal-sinyal yang diberikan oleh lingkungannya. Dengan menangkap sinyal-sinyal tersebut diharapkan kita mampu meredam kemungkinan terburuk dari peristiwa yang akan terjadi.
Anak kembali menjadi korban
Kisah ini adalah kisah NYATA, seperti diceritakan teman saya perihal tetangganya. Keluarga sederhana ini memiliki satu anak yang berusia 5 atau 6 tahun dan seorang pembantu. Ibunya bekerja sebagai Cleaning Service, sementara ayahnya saya tidak tahu. Seperti kita ketahui Cleaning Service bertugas membersihkan toilet kantor, lantai dan dinding agar terlihat kinclong. Untuk itu ia amat akrab dengan bahan-bahan kimia pembersih lantai/ dinding/ toilet semisal karbol. Ia mengumpulkan cairan karbol sisa-sisa ke dalam kantung plastik atas seijin atasannya. Setelah terkumpul cukup banyak cairan kimia (karbol) bewarna kuning jeruk itupun di bawa pulang. Di rumah ia langsung masuk dapur, dan diletakkannya plastik berisi karbol itu dibawah meja makan. Namun baru saja ia meletakkan plastik tersebut, di atas meja dilihatnya bekas botol minuman anaknya. Tanpa pikir panjang di cucilah botol tersebut dan diisinya dengan cairan karbol tadi lalu diletakkan di atas lemari makan agar tidak terjangkau oleh si kecil. Setelah itu dia mandi. Ketika si Ibu masuk kamar mandi tak lama kemudian masuk pula pembantu ke ruang dapur. Demi dilihatnya "minuman" si kecil ada di atas lemari makan, diambilnya botol tadi dan diletakkan di dalam kulkas. Tidak berapa lama setelah pembantu itu meletakkan botol di dalam kulkas, terdengar tangis si anak dari ruang tamu minta minumannya kepada si Bapak yang baru pulang. Si bapak yang merasa "sayang" sama anaknya bergegas ke kulkas dan mengambil "botol minuman" anaknya dan diserahkan langsung ke anaknya dan terus pergi. Si anak tanpa pikir panjang membuka tutup botol dan langsung menenggaknya. Ketika cairan itu masuk kedalam kerongkongannya berteriak-teriaklah si anak tadi membuat heboh seisi rumah. Tergopoh mereka menghampiri dan mendapatkan leher sianak sudah terbakar. Mereka saling pandang dan mata mereka tertuju pada "botol" minuman si anak. Akhirnya semua baik si ibu, bapak, dan pembantu merasa bersalah dengan kondisi itu.
Dari kisah nyata tersebut, terlihat peran komunikasi amat diperlukan dalam keluarga. Janganlah kita enggan untuk mencari dan berkomunikasi dengan pembantu, anak atau suami terhadap sesuatu/ benda yang kita anggap berbahaya. Apalagi benda tersebut dimasukkan ke dalam botol bekas si anak yang warna isinya "mirip" minuman si anak. Kita mesti memastikan bahwa benda tersebut aman dalam segala aspek.
Niat baik saja tidak cukup...
Cerita ini saya dapatkan dari seorang mubaligh, tentu saja ini sekedar cerita.
Ada satu keluarga yang belum dikaruniai anak, yang hidup dalam kekakuan komunikasi. Kekakuan komunikasi terjadi karena baik Si suami ataupun si istri ingin diperhatikan oleh pasangannya terlebih dahulu. Perhatian ini mereka anggap sebagai hal yang utama sebelum mereka memperhatikan pasangannya, namun hal tersebut tidak pernah dikomunikasikan dan hanya tersimpan dalam hati masing-masing. Harapan demi harapan agar pasangannya memperhatikan dirinya begitu menggelayut dalam dada masing-masing. Tak jarang diantara mereka menggunakan berbagai bahasa, dari bahasa gerak tubuh sampai bahasa sindiran, namun, tetap saja penantian mereka jadi sia-sia. Komunikasi yang erat/ intim/ harmonis tak kunjung tercipta karena masing-masing memiliki "GENGSI" yang melangit untuk menyapa/ meminta terlebih dahulu. Kondisi seperti itu terus berlanjut dari waktu ke waktu. Jadilah komunikasi yang mereka lakukan sebatas tanggungjawab sebagai orang yang sudah memiliki pasangan hidup, sampai suatu waktu mereka menyadari bahwa menyapa terlebih dahulu bukanlah merendahkan martabat diri, namun sebagai penghalusan budi dan agar kesalahfahaman tidak terus terjadi. Dan uniknya hal tersebut tercipta karena setitik "ajaran" dari Rabb semesta alam. Ajaran tersebut berupa musibah kecil yang menimpa mereka. Ya memang...Allah senantiasa memberi didikan kepada hamba-Nya baik diminta maupun tidak, tinggal bagaimana kita mampu mencerapnya. Setiap musibah memang ada hikmahnya, namun sedikit sekali yang mampu MENGAMBIL hikmah tersebut.
Untuk melihat perubahan tersebut, baiknya kita ikuti cerita berikutini.
Keluarga "FULAN" ini memiliki mobilitas ekonomi yang cukup tinggi, kedua-duanya bekerja. Sisuami bekerja dipasar berjualan sayuran dan si istri menjajakan sayuran disekitar tempat tinggalnya. Dalam menopang kelancaran usahanya, sisuami menggunakan sepeda untanya untuk membawa dagangannya ke pasar setiap pagi setelah shalat shubuh, sementara si istri menggunakan gerobak sayur dorong. Pagi itu seperti biasa setelah shalat shubuh si suami pergi ke pasar mengendarai sepeda untanya. Udara sejuk dan segar menerpa tubuhnya sepanjang perjalanan, dan (ini juga unik) dia menyapa setiap tetangga dan orang yang dikenalnya yang ditemuinya selama perjalanan, atau senyum simpul bila berpapasan dengan orang yang dikenalnya (hal yang jarang dilakukan kepada istrinya). Sesekali ia mengeluh dan geram demi dilihatnya banyak galian disepanjang perjalanannya. Kemarin dulu ada galian TELKOM, setelah itu galian PLN, setelahnya lagi galian PAM, dan sekarang galian FIBER OPTIC, itu yang dibaca pada papan pengumuman "Maap Jalan Anda Terganggu karena ada Galian......". si "Fulan" hanya mengurut dada dan bertanya dalam hatinya, "kenapa jalanan di gali dan digali lagi?", "bukankah kalau mereka berkordinasi tidak perlu gali lubang tutup lubang?", "bukankah waktu dan biaya yang dikeluarkan jadi semakin kecil?" (Inilah pelajaran yang sering diulang ulang oleh Allah kepada si Fulan, yaitu "KOORDINASI" - yang dia sendiri tidak menerapkan dalam keluarganya). Saking asyiknya ngedumel, ia tidak menyadari kalau ditikungan jalan ada galian yang belum ditutup. Ketika sampai ditikungan, ia terlambat mengantisipasi adanya lobang galian, maka serta merta sepedanya masuk lubang dan ia sendiri terpental beberapa senti meter (Maklum sepeda).. Sebagian dagangannya tercebur ke lobang galian, sebagiannya lagi masih menempel disepeda, sebagian lagi terlempar dijalanan dan sebagian lagi menimpa dirinya. Ia terkulai lemas, dan diperhatikan ada luka disekitar tubuhnya. Namun yang lebih parah lagi adalah roda sepedanya hampir membentuk angka 8, sehingga tidak bisa dikendarai. Terpaksalah didorong dan menuju bengkel yang lumayan jauh. Sementara daganganya yang bisa diselamatkan dibawa ke pasar untuk dijual, setelah itu dia pulang. Dia berniat akan bercerita tentang kondisi tersebut kepada istrinya.
Pada hari yang sama si istri berdagang keliling kampung. Sama seperti suaminya ia acap menyapa tetangganya, orang-orang yang dikenal dan tidak dikenalnya (maklum pedagang, kalo gak nyapa dulu mana laris dagangannya). Dengan telaten ia menyapa dan menjawab keinginan pembelinya. Satu persatu dengan sabar dilayaninya. Sebelum pelanggan memilih keinginannya dia terlebih dahulu menawarkan dagangannya sambil tentu saja mempromosikan dagangannya.(hal yang jarang dilakukan kepada suaminya) Setelah berkeliling dan melayani pembeli dibeberapa titik penghentian ia beristirahat sejenak. Sambil mengipas-ngipas wajahnya dengan topi tikar miliknya, sesekali dia usap keringat yang keluar diwajahnya. Tiba-tiba ketika ia meraba telinga kirinya, dia terperanjat, anting sebelah kirinya tidak ada ditempatnya (hilang). Dia cemas, anting itu adalah hasil usahanya selama ini. Kemudian dia coba telusuri jalan-jalan dan tempat yang tadi ia lalui untuk mencari sebelah anting yang hilang. Namun usahanya sia-sia, anting sebelah kirinya tidak ditemukan. Akhirnya ia pasrah, dan berniat akan bicara dengan suaminya kelak sampai di rumah.
Suaminya pulang lebih dulu dari istrinya. Ia membersihkan luka-lukanya dan tubuhnya, dan mengenakan baju panjang, sementara bajunya yang koyak dia simpannya. Selang beberapa lama istrinya datang. Setelah menaruh gerobak dorongnya ia masuk rumah dan menemui suaminya. Ia melihat suaminya jalan agak tertaih tidak seperti biasanya, namun dia tidak bertanya. Demikian juga si suami demi melihat istrinya murung ia tidak menyapanya, bahkan ketika dilihatnya sebelah giwang kiri istrinya tidak ada ditempatnya. Akhirnya niat mereka masing-masing untu bercerita perihal musibah yang menimpa urung dilakukan karena mereka masing-masing menngharapkan sapaan terlebih dahulu. EGO.
Esok harinya, setelah shalat shubuh, kedua-duanya saling pandang. Si istri agak bingung demi dilihat suaminya tidak pergi ke pasar dan demi dilihat sepeda unta suaminya tidak ada ditempatnya, sementara si suami juga tak kalah bingungnya demi dilihat wajah istrinya seperti mendung kelabu. Si istri memberanikan diri demi melihat luka-luka di tangan suaminya dan berujar: "ngapa tangan lu bang?" sisuami menjawab dengan nada tinggi: "Lha elu baru nanya sekarang!". "sepeda gue nabrak lobang dua hari lalu" serunya lagi. Si istri bertanya:’Sepeda lu mana Bang?" . "dibengkel velg depannya rusak. Gue lagi gak gablek duit lagi". Seru suaminya. Tiba-tiba suaminya bertanya setengah bertariak ke istrinya: "Giwang luh nyang kiri mana yang?". Si istri menjawab sekenanya: "Lha lu baru nanya sekarang, pan ilang kemarin waktu gue keliling!". akhirnya terjadilah komunikasi diantara mereka, hal yang selama ini hampir jarang sekali mereka lakukan. Itulah sedikit hikmah bagi mereka, yang biasanya tidak berkomunikasi, pagi itu mereka berkomunikasi sambil bercanda.
Setelah sekian lama mereka saling lempar senyum dan canda, muncul keprihatinan dalam diri masing-masing. Si suami memiliki niat baik untuk membelikan sebelah giwang istrinya, dan si istri memiliki niat baik membelikan Velg depan sepeda suaminya, namun niat baik itu tidak diungkapkan. Besoknya sisuami pergi dahulu ke bengkel dan pasar. Di bengkel sisuami menjual sepedanya kepada tukang bengkel. Setelah laku terjual dengan harga pantas ia pergi ke Toko Mas di dalam pasar dan membeli Giwang sebelah kiri untuk istrinya. Sementara ditempat yang sama beberapa waktu yang lalu si Istri juga datang ke Toko Mas dan menjual giwang kanannya. Setelah itu dia pergi ke bengkel sepeda dan membeli velg beserta ban baru sepeda untuk suaminya dan terus pulang.
Dengan perasaan yang berbunga-bunga masing-masing ingin membuat kejutan agar dapat pujian. Si istri tiba di rumah terlebih dahulu. Dengan senyum simpul bakal mendapat pujian dari suaminya, dia taruh velg yang ada bannya di dalam kamar, kemudian dia buat kopi untuk suaminya. Sisuami disepanjang jalan menuju rumahnya bersiul-siul sambil membayangkan reaksi istrinya. Sesekali dipegang-pegangnya kotak berisi giwang kiri untuk istrinya. Bayangan akan keterkejutan istrinya menerima hadiah giwang kiri menemani langkahnya menuju rumah.
Sampai di depan pintu rumah, dia coba rapikan rambutnya, kemejanya bahkan dia seka keringat yang masih menempel di wajahnya. Lalu meluncurlah ucapan salam dari mulutnya yang terus menebar senyum itu. Dengan langkah cepat si istri menjawab salam dan membukakan pintu untuk suaminya.
Demi diihatnya masing-masing tersenyum tidak seperti biasanya, bertanyalah si istri, "ada apa bang senyum-senyum terus?" "Aye mau ngasih kejutan!’ jawab suaminya. "Koq sama sih bang, aye juga mau ngasih kejutan ama abang!" istrinya menimpali. Dengan kemanjaan semanja-manjanya siistri mohon agar suaminya memberi tahu kejutan apa yang akan diberikan suaminya. Si suami setuju tapi dengan syarat si istri mesti menutup matanya. Dengan mata tertutup dan senyum yang menghiasi bibirnya, siistri berharap-harap cemas perihal kejutan yang akan di berikan suaminya. Si suamipun dengan senyum mengembang dan membayangkan akan mendapat pelukan dan ciuman siistri mulai membuka kotak "PANDORA". Apa yang terjadi ketika siistri membuka matanya? Bibir tipis yang tadinya senantiasa mengembang senyum tiba-tiba berubah menjadi kecewa. Si suamipun tak kalah terperanjatnya, yang tadinya membayangkan keindahan tiba-tiba buyar demi melihat wajah istrinya yang berubah kelabu. Dengan serta merta si istri lari ke kamar dan kembali dengan roda sepeda. Dengan nada agak sdikit sewot sambil menggelindingkan roda sepeda kehadapan suaminya, si istri berkata:"Nih Bang giwang aye yang sebelah kanan udah aye jual dan uangnya aye beliin roda sepeda!" Si suami dengan nada tinggi pun berkata. "Sepeda aye udah aye jual, uangnya aye beliin giwang kiri", sambil melempar giwang itu ke arah istrinya".
Membaca cerita tersebut tentunya kita bisa mengambil hikmah misalnya amat sulit bagi suami/ istri untuk menyampaikan kebaikan pada pasangannya disebabkan sudah mengetahui kartu masing-masing. Sementara orang lain jarang yang memegang kartu kita, yang kedua bahwa tidak selalu niat baik itu menyenangkan orang lain. Perlu diingat bahwa NIAT BAIK ITU pada intinya adalah URUSAN KITA DENGAN ALLAH, untuk urusan dengan sekeliling kita wajib dengan KOMUNIKASI.
Masih mungkinkah pintu-MU kubuka
dengan kunci yang pernah ku patahkan? (EGA)
Komunikasi amat dibutuhkan dalam berbagai tingkatan kehidupan, lebih-lebih komunikasi dalam suatu rumah tangga (keluarga). Hal ini dimaksudkan agar harmonisasi dalam keluarga dapat tercipta sehingga kesalahfahaman bisa dihindari seminimal mungkin yang dengan itu juga sekaligus terciptanya hubungan yang baik didalam keluarga itu sendiri.
Rumah tangga memang seharusnya merupakan madrasah awal dalam melatih komunikasi setiap anggota yang ada di dalamnya agar keutuhan dan kebutuhan rumah tangga dapat tercipta. Untuk itulah sering dalam suatu keluarga diterapkan komunikasi yang baku terhadap anggota keluarga. Komunikasi itu diwujudkan dalam seperangkat aturan yang tak tertulis, yang seringkali aturan ini berlaku hanya untuk anggota keluarga tertentu lebih khusus kepada anak-anak dan pembantu. Kadang-kadang aturan itu begitu amat bakunya sehingga tidak boleh dilanggar.
Sebagai contoh, seorang ayah/ ibu mewajibkan anak-anaknya bangun tepat waktu, pulang sekolah tepat waktu bahkan makanpun tepat waktu; atau kadang-kadang orang tua menerapkan aturan bila orang tua sedang bicara atau sedang makan atau sedang menerima tamu tidak boleh diganggu atau disela, dan setelah itu bolehlah diganggu.
Tak jarang karena kesalahan atau kegagalan komunikasi atau komunikasi yang dipaksakan di dalam rumah tangga sering terjadi pertengkaran hanya karena hal-hal yang sepele bahkan kadangpula menimbulkan musibah yang tak terduga sebelumnya.
Di dalam tulisan ini akan dikemukakan contoh-contoh perihal kegagalan/ kesalahan komunikasi dalam keluarga yang diambil dalam berbagai sumber cerita dan fakta yang moga-moga dapat diambil hikmahnya. Untuk kesimpulannya silakan dibuat sendiri.
Karena tak boleh disela ketika makan, orang tua kehilangan balitanya
Cerita ini diambil dari selorohan komedian WARKOP ketika masih jaya-jayanya. Keluarga "Fulan" memiliki 2 orang anak, yang pertama, balita 1 tahun yang sedang giat-giatnya melatih diri untuk dapat berjalan, dan yang satunya usia tujuh tahun murid kelas satu sekolah dasar yang sedang "nakal-nakalnya" dan gemas-gemasnya sama adiknya. Keluarga "Fulan" tinggal disebuah kontrakan yang sederhana dan asri, didepan rumahnya ada selokan yang lumayan dalam dan sumur yang dipakai bersama penghuni kontrakan lainnya (maklum musim kemarau membuat Pompa air tak bekutik) dan jalan yang cukup dilalui oleh satu setengah mobil. Keluarga ini tidak memiliki pembantu. Dikeluarga "Fulan’ ini orang tua mencoba mendisiplinkan anggota keluarganya (anak) sejak dini antara lain ketika orangtua sedang makan tidak boleh disela/ ganggu. Komunikasi dalam bentuk aturan ini memang cukup efektif, namun kadangkala tetap saja terjadi pelanggaran. Dan biasanya orang tua cukup mengingatkan, seperti "Kakak ingat ya, kalau papah, mamah sedang makan jangan di.....". si anak sulung langsung menjawab "..Jangan di ganggu mah..pah..". "Pinter" lanjut orang tuanya. Demikianlah komunikasi yang dijabarkan dalam bentuk aturan tak tertulis itu berlangsung, hingga suatu waktu ketika keduanya sedang makan dikejutkan oleh suara si sulung sambil terengah-engah masuk ke ruang makan dan berteriak :"Mah... Pah!. Seperti biasa orangtua si bocah berkata: "Ingat pesan mamah dan papah apa"? Si sulung dengan fasihnya menjawab sambil terengah-engah: "Jangan mengganggu mammmah dan papppah waktu makan!". berkali-kali si sulung menyela orangtuanya seperti itupula jawaban orang tuanya. Dua puluh menit telah berlalu usailah orang tua si sulung makan, lalu ia menghampiri anaknya yang terlihat tegang. Disapa anaknya dengan lembut :"Nah sekarang coba kaka jelaskan kenapa mengganggu mamah dan papah ketika sedang makan?" Dengan santai dan sopan pula sisulung menjawab :"itu mah, waktu mamah dan papah sedang makan, adik kecebur di sumur depan". "APAAA" teriak orangtuanya. Dengan rasa tak bersalah, orang tuanya berkata: "Kenapa tidak kakak bilangin dari tadi?" Sianak menjawab: "Kan nggak boleh ngomong sama mamah dan papah".
Terlihat bahwa komunikasi yang diterapkan secara saklek menimbulkan dampak yang tidak kita harapkan. Padahal Agama sendiri mengenal yang namanya kedaruratan dalam berbagai hal. Seyogianya selaku orang tua kita mampu menangkap sinyal-sinyal yang diberikan oleh lingkungannya. Dengan menangkap sinyal-sinyal tersebut diharapkan kita mampu meredam kemungkinan terburuk dari peristiwa yang akan terjadi.
Anak kembali menjadi korban
Kisah ini adalah kisah NYATA, seperti diceritakan teman saya perihal tetangganya. Keluarga sederhana ini memiliki satu anak yang berusia 5 atau 6 tahun dan seorang pembantu. Ibunya bekerja sebagai Cleaning Service, sementara ayahnya saya tidak tahu. Seperti kita ketahui Cleaning Service bertugas membersihkan toilet kantor, lantai dan dinding agar terlihat kinclong. Untuk itu ia amat akrab dengan bahan-bahan kimia pembersih lantai/ dinding/ toilet semisal karbol. Ia mengumpulkan cairan karbol sisa-sisa ke dalam kantung plastik atas seijin atasannya. Setelah terkumpul cukup banyak cairan kimia (karbol) bewarna kuning jeruk itupun di bawa pulang. Di rumah ia langsung masuk dapur, dan diletakkannya plastik berisi karbol itu dibawah meja makan. Namun baru saja ia meletakkan plastik tersebut, di atas meja dilihatnya bekas botol minuman anaknya. Tanpa pikir panjang di cucilah botol tersebut dan diisinya dengan cairan karbol tadi lalu diletakkan di atas lemari makan agar tidak terjangkau oleh si kecil. Setelah itu dia mandi. Ketika si Ibu masuk kamar mandi tak lama kemudian masuk pula pembantu ke ruang dapur. Demi dilihatnya "minuman" si kecil ada di atas lemari makan, diambilnya botol tadi dan diletakkan di dalam kulkas. Tidak berapa lama setelah pembantu itu meletakkan botol di dalam kulkas, terdengar tangis si anak dari ruang tamu minta minumannya kepada si Bapak yang baru pulang. Si bapak yang merasa "sayang" sama anaknya bergegas ke kulkas dan mengambil "botol minuman" anaknya dan diserahkan langsung ke anaknya dan terus pergi. Si anak tanpa pikir panjang membuka tutup botol dan langsung menenggaknya. Ketika cairan itu masuk kedalam kerongkongannya berteriak-teriaklah si anak tadi membuat heboh seisi rumah. Tergopoh mereka menghampiri dan mendapatkan leher sianak sudah terbakar. Mereka saling pandang dan mata mereka tertuju pada "botol" minuman si anak. Akhirnya semua baik si ibu, bapak, dan pembantu merasa bersalah dengan kondisi itu.
Dari kisah nyata tersebut, terlihat peran komunikasi amat diperlukan dalam keluarga. Janganlah kita enggan untuk mencari dan berkomunikasi dengan pembantu, anak atau suami terhadap sesuatu/ benda yang kita anggap berbahaya. Apalagi benda tersebut dimasukkan ke dalam botol bekas si anak yang warna isinya "mirip" minuman si anak. Kita mesti memastikan bahwa benda tersebut aman dalam segala aspek.
Niat baik saja tidak cukup...
Cerita ini saya dapatkan dari seorang mubaligh, tentu saja ini sekedar cerita.
Ada satu keluarga yang belum dikaruniai anak, yang hidup dalam kekakuan komunikasi. Kekakuan komunikasi terjadi karena baik Si suami ataupun si istri ingin diperhatikan oleh pasangannya terlebih dahulu. Perhatian ini mereka anggap sebagai hal yang utama sebelum mereka memperhatikan pasangannya, namun hal tersebut tidak pernah dikomunikasikan dan hanya tersimpan dalam hati masing-masing. Harapan demi harapan agar pasangannya memperhatikan dirinya begitu menggelayut dalam dada masing-masing. Tak jarang diantara mereka menggunakan berbagai bahasa, dari bahasa gerak tubuh sampai bahasa sindiran, namun, tetap saja penantian mereka jadi sia-sia. Komunikasi yang erat/ intim/ harmonis tak kunjung tercipta karena masing-masing memiliki "GENGSI" yang melangit untuk menyapa/ meminta terlebih dahulu. Kondisi seperti itu terus berlanjut dari waktu ke waktu. Jadilah komunikasi yang mereka lakukan sebatas tanggungjawab sebagai orang yang sudah memiliki pasangan hidup, sampai suatu waktu mereka menyadari bahwa menyapa terlebih dahulu bukanlah merendahkan martabat diri, namun sebagai penghalusan budi dan agar kesalahfahaman tidak terus terjadi. Dan uniknya hal tersebut tercipta karena setitik "ajaran" dari Rabb semesta alam. Ajaran tersebut berupa musibah kecil yang menimpa mereka. Ya memang...Allah senantiasa memberi didikan kepada hamba-Nya baik diminta maupun tidak, tinggal bagaimana kita mampu mencerapnya. Setiap musibah memang ada hikmahnya, namun sedikit sekali yang mampu MENGAMBIL hikmah tersebut.
Untuk melihat perubahan tersebut, baiknya kita ikuti cerita berikutini.
Keluarga "FULAN" ini memiliki mobilitas ekonomi yang cukup tinggi, kedua-duanya bekerja. Sisuami bekerja dipasar berjualan sayuran dan si istri menjajakan sayuran disekitar tempat tinggalnya. Dalam menopang kelancaran usahanya, sisuami menggunakan sepeda untanya untuk membawa dagangannya ke pasar setiap pagi setelah shalat shubuh, sementara si istri menggunakan gerobak sayur dorong. Pagi itu seperti biasa setelah shalat shubuh si suami pergi ke pasar mengendarai sepeda untanya. Udara sejuk dan segar menerpa tubuhnya sepanjang perjalanan, dan (ini juga unik) dia menyapa setiap tetangga dan orang yang dikenalnya yang ditemuinya selama perjalanan, atau senyum simpul bila berpapasan dengan orang yang dikenalnya (hal yang jarang dilakukan kepada istrinya). Sesekali ia mengeluh dan geram demi dilihatnya banyak galian disepanjang perjalanannya. Kemarin dulu ada galian TELKOM, setelah itu galian PLN, setelahnya lagi galian PAM, dan sekarang galian FIBER OPTIC, itu yang dibaca pada papan pengumuman "Maap Jalan Anda Terganggu karena ada Galian......". si "Fulan" hanya mengurut dada dan bertanya dalam hatinya, "kenapa jalanan di gali dan digali lagi?", "bukankah kalau mereka berkordinasi tidak perlu gali lubang tutup lubang?", "bukankah waktu dan biaya yang dikeluarkan jadi semakin kecil?" (Inilah pelajaran yang sering diulang ulang oleh Allah kepada si Fulan, yaitu "KOORDINASI" - yang dia sendiri tidak menerapkan dalam keluarganya). Saking asyiknya ngedumel, ia tidak menyadari kalau ditikungan jalan ada galian yang belum ditutup. Ketika sampai ditikungan, ia terlambat mengantisipasi adanya lobang galian, maka serta merta sepedanya masuk lubang dan ia sendiri terpental beberapa senti meter (Maklum sepeda).. Sebagian dagangannya tercebur ke lobang galian, sebagiannya lagi masih menempel disepeda, sebagian lagi terlempar dijalanan dan sebagian lagi menimpa dirinya. Ia terkulai lemas, dan diperhatikan ada luka disekitar tubuhnya. Namun yang lebih parah lagi adalah roda sepedanya hampir membentuk angka 8, sehingga tidak bisa dikendarai. Terpaksalah didorong dan menuju bengkel yang lumayan jauh. Sementara daganganya yang bisa diselamatkan dibawa ke pasar untuk dijual, setelah itu dia pulang. Dia berniat akan bercerita tentang kondisi tersebut kepada istrinya.
Pada hari yang sama si istri berdagang keliling kampung. Sama seperti suaminya ia acap menyapa tetangganya, orang-orang yang dikenal dan tidak dikenalnya (maklum pedagang, kalo gak nyapa dulu mana laris dagangannya). Dengan telaten ia menyapa dan menjawab keinginan pembelinya. Satu persatu dengan sabar dilayaninya. Sebelum pelanggan memilih keinginannya dia terlebih dahulu menawarkan dagangannya sambil tentu saja mempromosikan dagangannya.(hal yang jarang dilakukan kepada suaminya) Setelah berkeliling dan melayani pembeli dibeberapa titik penghentian ia beristirahat sejenak. Sambil mengipas-ngipas wajahnya dengan topi tikar miliknya, sesekali dia usap keringat yang keluar diwajahnya. Tiba-tiba ketika ia meraba telinga kirinya, dia terperanjat, anting sebelah kirinya tidak ada ditempatnya (hilang). Dia cemas, anting itu adalah hasil usahanya selama ini. Kemudian dia coba telusuri jalan-jalan dan tempat yang tadi ia lalui untuk mencari sebelah anting yang hilang. Namun usahanya sia-sia, anting sebelah kirinya tidak ditemukan. Akhirnya ia pasrah, dan berniat akan bicara dengan suaminya kelak sampai di rumah.
Suaminya pulang lebih dulu dari istrinya. Ia membersihkan luka-lukanya dan tubuhnya, dan mengenakan baju panjang, sementara bajunya yang koyak dia simpannya. Selang beberapa lama istrinya datang. Setelah menaruh gerobak dorongnya ia masuk rumah dan menemui suaminya. Ia melihat suaminya jalan agak tertaih tidak seperti biasanya, namun dia tidak bertanya. Demikian juga si suami demi melihat istrinya murung ia tidak menyapanya, bahkan ketika dilihatnya sebelah giwang kiri istrinya tidak ada ditempatnya. Akhirnya niat mereka masing-masing untu bercerita perihal musibah yang menimpa urung dilakukan karena mereka masing-masing menngharapkan sapaan terlebih dahulu. EGO.
Esok harinya, setelah shalat shubuh, kedua-duanya saling pandang. Si istri agak bingung demi dilihat suaminya tidak pergi ke pasar dan demi dilihat sepeda unta suaminya tidak ada ditempatnya, sementara si suami juga tak kalah bingungnya demi dilihat wajah istrinya seperti mendung kelabu. Si istri memberanikan diri demi melihat luka-luka di tangan suaminya dan berujar: "ngapa tangan lu bang?" sisuami menjawab dengan nada tinggi: "Lha elu baru nanya sekarang!". "sepeda gue nabrak lobang dua hari lalu" serunya lagi. Si istri bertanya:’Sepeda lu mana Bang?" . "dibengkel velg depannya rusak. Gue lagi gak gablek duit lagi". Seru suaminya. Tiba-tiba suaminya bertanya setengah bertariak ke istrinya: "Giwang luh nyang kiri mana yang?". Si istri menjawab sekenanya: "Lha lu baru nanya sekarang, pan ilang kemarin waktu gue keliling!". akhirnya terjadilah komunikasi diantara mereka, hal yang selama ini hampir jarang sekali mereka lakukan. Itulah sedikit hikmah bagi mereka, yang biasanya tidak berkomunikasi, pagi itu mereka berkomunikasi sambil bercanda.
Setelah sekian lama mereka saling lempar senyum dan canda, muncul keprihatinan dalam diri masing-masing. Si suami memiliki niat baik untuk membelikan sebelah giwang istrinya, dan si istri memiliki niat baik membelikan Velg depan sepeda suaminya, namun niat baik itu tidak diungkapkan. Besoknya sisuami pergi dahulu ke bengkel dan pasar. Di bengkel sisuami menjual sepedanya kepada tukang bengkel. Setelah laku terjual dengan harga pantas ia pergi ke Toko Mas di dalam pasar dan membeli Giwang sebelah kiri untuk istrinya. Sementara ditempat yang sama beberapa waktu yang lalu si Istri juga datang ke Toko Mas dan menjual giwang kanannya. Setelah itu dia pergi ke bengkel sepeda dan membeli velg beserta ban baru sepeda untuk suaminya dan terus pulang.
Dengan perasaan yang berbunga-bunga masing-masing ingin membuat kejutan agar dapat pujian. Si istri tiba di rumah terlebih dahulu. Dengan senyum simpul bakal mendapat pujian dari suaminya, dia taruh velg yang ada bannya di dalam kamar, kemudian dia buat kopi untuk suaminya. Sisuami disepanjang jalan menuju rumahnya bersiul-siul sambil membayangkan reaksi istrinya. Sesekali dipegang-pegangnya kotak berisi giwang kiri untuk istrinya. Bayangan akan keterkejutan istrinya menerima hadiah giwang kiri menemani langkahnya menuju rumah.
Sampai di depan pintu rumah, dia coba rapikan rambutnya, kemejanya bahkan dia seka keringat yang masih menempel di wajahnya. Lalu meluncurlah ucapan salam dari mulutnya yang terus menebar senyum itu. Dengan langkah cepat si istri menjawab salam dan membukakan pintu untuk suaminya.
Demi diihatnya masing-masing tersenyum tidak seperti biasanya, bertanyalah si istri, "ada apa bang senyum-senyum terus?" "Aye mau ngasih kejutan!’ jawab suaminya. "Koq sama sih bang, aye juga mau ngasih kejutan ama abang!" istrinya menimpali. Dengan kemanjaan semanja-manjanya siistri mohon agar suaminya memberi tahu kejutan apa yang akan diberikan suaminya. Si suami setuju tapi dengan syarat si istri mesti menutup matanya. Dengan mata tertutup dan senyum yang menghiasi bibirnya, siistri berharap-harap cemas perihal kejutan yang akan di berikan suaminya. Si suamipun dengan senyum mengembang dan membayangkan akan mendapat pelukan dan ciuman siistri mulai membuka kotak "PANDORA". Apa yang terjadi ketika siistri membuka matanya? Bibir tipis yang tadinya senantiasa mengembang senyum tiba-tiba berubah menjadi kecewa. Si suamipun tak kalah terperanjatnya, yang tadinya membayangkan keindahan tiba-tiba buyar demi melihat wajah istrinya yang berubah kelabu. Dengan serta merta si istri lari ke kamar dan kembali dengan roda sepeda. Dengan nada agak sdikit sewot sambil menggelindingkan roda sepeda kehadapan suaminya, si istri berkata:"Nih Bang giwang aye yang sebelah kanan udah aye jual dan uangnya aye beliin roda sepeda!" Si suami dengan nada tinggi pun berkata. "Sepeda aye udah aye jual, uangnya aye beliin giwang kiri", sambil melempar giwang itu ke arah istrinya".
Membaca cerita tersebut tentunya kita bisa mengambil hikmah misalnya amat sulit bagi suami/ istri untuk menyampaikan kebaikan pada pasangannya disebabkan sudah mengetahui kartu masing-masing. Sementara orang lain jarang yang memegang kartu kita, yang kedua bahwa tidak selalu niat baik itu menyenangkan orang lain. Perlu diingat bahwa NIAT BAIK ITU pada intinya adalah URUSAN KITA DENGAN ALLAH, untuk urusan dengan sekeliling kita wajib dengan KOMUNIKASI.
Masih mungkinkah pintu-MU kubuka
dengan kunci yang pernah ku patahkan? (EGA)
Jumat, 05 November 2010
Pemicu Kekerasan Dalam Rumah Tangga
Oleh : Nurma
Kekerasan dalam rumah tangga dapat dipicu oleh banyak faktor. Diantaranya ada faktor ekonomi, pendidikan yang rendah, cemburu dan bisa juga disebabkan adanya salah satu orang tua dari kedua belah pihak, yang ikut ambil andil dalam sebuah rumah tangga. Kekerasan dalam rumah tangga yang disebabkan faktor ekonomi, bisa digambarkan misalnya minimnya penghasilan suami dalam mencukupi kebutuhan rumah tangga.
Terkadang ada seorang istri yang terlalu banyak menuntut dalam hal untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, baik dari kebutuhan sandang pangan maupun kebutuhan pendidikan. Dari situlah timbul pertengkaran antara suami dan istri yang akhirnya menimbulkan kekerasan dalam rumah tangga. Kedua belah pihak tidak lagi bisa mengontrol emosi masing-masing. Seharusnya seorang istri harus bisa memahami keuangan keluarga. Naik turunnya penghasilan suami sangat mempengaruhi besar kecilnya pengeluaran yang dikeluarkan untuk keluarga. Disamping pendapatan yang kecil sementara pengeluaran yang besar seorang istri harus mampu mengkoordinir berapapun keuangan yang ada dalam keluarga, sehingga seorang istri dapat mengatasi apabila terjadi pendapatan yang minim. Cara itu bisa menghindari pertengkaran dan timbulnya KDRT di dalam sebuah keluarga.
Dari faktor pendidikan, bisa disebabkan oleh tidak adanya pengetahuan dari kedua belah pihak bagaimana cara mengimbangi dan mengatasi sifat-sifat yang tidak cocok diantara keduanya. Mungkin di dalam sebuah rumah tangga ada suami yang memiliki sifat arogan dan cenderung menang sendiri, karena tidak adanya pengetahuan. Maka sang istri tidak tahu bagaimana cara mengatasi sifat suami yang arogan itu sendiri. Sehingga, sulit untuk menyatukan hal yang berbeda. Akhirnya tentulah kekerasan dalam rumah tangga. Kalau di dalam rumah tangga terjadi KDRT, maka perempuan akan menjadi korban yang utama. Seharusnya seorang suami dan istri harus banyak bertanya dan belajar, seperti membaca buku yang memang isi bukunya itu bercerita tentang bagaimana cara menerapkan sebuah keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah.
Di dalam sebuah rumah tangga butuh komunikasi yang baik antara suami dan istri, agar tercipta sebuah rumah tangga yang rukun dan harmonis. Jika di dalam sebuah rumah tangga tidak ada keharmonisan dan kerukunan diantara kedua belah pihak, itu juga bisa menjadi pemicu timbulnya kekerasan dalam rumah tangga. Seharusnya seorang suami dan istri bisa mengimbangi kebutuhan psikis, di mana kebutuhan itu sangat mempengaruhi keinginan kedua belah pihak yang bertentangan. Seorang suami atau istri harus bisa saling menghargai pendapat pasangannya masing-masing.
Sepertti halnya dalam berpacaran. Untuk mempertahankan sebuah hubungan, butuh rasa saling percaya, pengertian, saling menghargai dan sebagainya. Begitu juga halnya dalam rumah tangga harus dilandasi dengan rasa saling percaya. Jika sudah ada rasa saling percaya, maka mudah bagi kita untuk melakukan aktivitas. Jika tidak ada rasa kepercayaan maka yang timbul adalah sifat cemburu yang kadang berlebih dan rasa curiga yang kadang juga berlebih-lebihan. Tidak sedikit seorang suami yang sifat seperti itu, terkadang suami juga melarang istrinya untuk beraktivitas di luar rumah. Karena mungkin takut istrinya diambil orang atau yang lainnya. jika sudah begitu kegiatan seorang istri jadi terbatas. Kurang bergaul dan berbaur dengan orang lain. Ini adalah dampak dari sikap seorang suami yang memiliki sifat cemburu yang terlalu tinggi. Banyak contoh yang kita lihat dilingkungan kita, kajadian seperti itu. Sifat rasa cemburu bisa menimbukan kekerasan dalam rumah tangga.
Kekerasan dalam rumah tangga juga bisa disebabkan tidak adanya rasa cinta pada diri seorang suami kepada istrinya, karena mungkin perkawinan mereka terjadi dengan adanya perjodohan diantara mereka tanpa didasari dengan rasa cinta terlebih dahulu. Itu bisa membuat seorang suami menyeleweng dari garis-garis menjadi seorang suami yang baik dan lebih bertanggung-jawab. Suami sering bersikap kasar dan ringan tangan. Untuk menghadapi situasi yang seperti ini, istri butuh kesabaran yang sangat amat besar. Berusaha berbuat semanis mungkin agar suami bisa berubah dan bersikap manis kepada istri.
Maka dari itu, di dalam sebuah rumah tangga kedua belah pihak harus sama-sama menjaga agar tidak terjadi konflik yang bisa menimbulkan kekerasan. Tidak hanya satu pihak yang bisa memicu konflik di dalam rumah tangga, bisa suami maupun istri. Sebelum kita melihat kesalahan orang lain, marilah kita berkaca pada diri kita sendiri. Sebenarnya apa yang terjadi pada diri kita, sehingga menimbulkan perubahan sifat yang terjadi pada pasangan kita masing-masing
Kekerasan dalam rumah tangga dapat dipicu oleh banyak faktor. Diantaranya ada faktor ekonomi, pendidikan yang rendah, cemburu dan bisa juga disebabkan adanya salah satu orang tua dari kedua belah pihak, yang ikut ambil andil dalam sebuah rumah tangga. Kekerasan dalam rumah tangga yang disebabkan faktor ekonomi, bisa digambarkan misalnya minimnya penghasilan suami dalam mencukupi kebutuhan rumah tangga.
Terkadang ada seorang istri yang terlalu banyak menuntut dalam hal untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, baik dari kebutuhan sandang pangan maupun kebutuhan pendidikan. Dari situlah timbul pertengkaran antara suami dan istri yang akhirnya menimbulkan kekerasan dalam rumah tangga. Kedua belah pihak tidak lagi bisa mengontrol emosi masing-masing. Seharusnya seorang istri harus bisa memahami keuangan keluarga. Naik turunnya penghasilan suami sangat mempengaruhi besar kecilnya pengeluaran yang dikeluarkan untuk keluarga. Disamping pendapatan yang kecil sementara pengeluaran yang besar seorang istri harus mampu mengkoordinir berapapun keuangan yang ada dalam keluarga, sehingga seorang istri dapat mengatasi apabila terjadi pendapatan yang minim. Cara itu bisa menghindari pertengkaran dan timbulnya KDRT di dalam sebuah keluarga.
Dari faktor pendidikan, bisa disebabkan oleh tidak adanya pengetahuan dari kedua belah pihak bagaimana cara mengimbangi dan mengatasi sifat-sifat yang tidak cocok diantara keduanya. Mungkin di dalam sebuah rumah tangga ada suami yang memiliki sifat arogan dan cenderung menang sendiri, karena tidak adanya pengetahuan. Maka sang istri tidak tahu bagaimana cara mengatasi sifat suami yang arogan itu sendiri. Sehingga, sulit untuk menyatukan hal yang berbeda. Akhirnya tentulah kekerasan dalam rumah tangga. Kalau di dalam rumah tangga terjadi KDRT, maka perempuan akan menjadi korban yang utama. Seharusnya seorang suami dan istri harus banyak bertanya dan belajar, seperti membaca buku yang memang isi bukunya itu bercerita tentang bagaimana cara menerapkan sebuah keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah.
Di dalam sebuah rumah tangga butuh komunikasi yang baik antara suami dan istri, agar tercipta sebuah rumah tangga yang rukun dan harmonis. Jika di dalam sebuah rumah tangga tidak ada keharmonisan dan kerukunan diantara kedua belah pihak, itu juga bisa menjadi pemicu timbulnya kekerasan dalam rumah tangga. Seharusnya seorang suami dan istri bisa mengimbangi kebutuhan psikis, di mana kebutuhan itu sangat mempengaruhi keinginan kedua belah pihak yang bertentangan. Seorang suami atau istri harus bisa saling menghargai pendapat pasangannya masing-masing.
Sepertti halnya dalam berpacaran. Untuk mempertahankan sebuah hubungan, butuh rasa saling percaya, pengertian, saling menghargai dan sebagainya. Begitu juga halnya dalam rumah tangga harus dilandasi dengan rasa saling percaya. Jika sudah ada rasa saling percaya, maka mudah bagi kita untuk melakukan aktivitas. Jika tidak ada rasa kepercayaan maka yang timbul adalah sifat cemburu yang kadang berlebih dan rasa curiga yang kadang juga berlebih-lebihan. Tidak sedikit seorang suami yang sifat seperti itu, terkadang suami juga melarang istrinya untuk beraktivitas di luar rumah. Karena mungkin takut istrinya diambil orang atau yang lainnya. jika sudah begitu kegiatan seorang istri jadi terbatas. Kurang bergaul dan berbaur dengan orang lain. Ini adalah dampak dari sikap seorang suami yang memiliki sifat cemburu yang terlalu tinggi. Banyak contoh yang kita lihat dilingkungan kita, kajadian seperti itu. Sifat rasa cemburu bisa menimbukan kekerasan dalam rumah tangga.
Kekerasan dalam rumah tangga juga bisa disebabkan tidak adanya rasa cinta pada diri seorang suami kepada istrinya, karena mungkin perkawinan mereka terjadi dengan adanya perjodohan diantara mereka tanpa didasari dengan rasa cinta terlebih dahulu. Itu bisa membuat seorang suami menyeleweng dari garis-garis menjadi seorang suami yang baik dan lebih bertanggung-jawab. Suami sering bersikap kasar dan ringan tangan. Untuk menghadapi situasi yang seperti ini, istri butuh kesabaran yang sangat amat besar. Berusaha berbuat semanis mungkin agar suami bisa berubah dan bersikap manis kepada istri.
Maka dari itu, di dalam sebuah rumah tangga kedua belah pihak harus sama-sama menjaga agar tidak terjadi konflik yang bisa menimbulkan kekerasan. Tidak hanya satu pihak yang bisa memicu konflik di dalam rumah tangga, bisa suami maupun istri. Sebelum kita melihat kesalahan orang lain, marilah kita berkaca pada diri kita sendiri. Sebenarnya apa yang terjadi pada diri kita, sehingga menimbulkan perubahan sifat yang terjadi pada pasangan kita masing-masing
Langganan:
Postingan (Atom)